Menko Luhut Ditugaskan Urus Masalah Minyak Goreng

Foto : istimewa

Pasardana.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menugaskan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan, untuk menangani permasalahan karut marut minyak goreng di Tanah Air.

Tugas itu diberikan seiring dengan minyak goreng curah yang masih langka dan harganya pun belum sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp14 ribu per liter.

Padahal, berbagai kebijakan telah dikeluarkan pemerintah.

"Tiba-tiba Presiden (Jokowi) memerintahkan saya untuk mengurus minyak goreng. Jadi sejak tiga hari lalu, saya mulai menangani masalah kelangkaan minyak goreng," ujarnya beberapa waktu lalu.

Dirinya juga berharap, permasalahan mahal dan langkanya minyak goreng tersebut bisa segera selesai.

"Kita berharap, itu bisa nanti tidak terlalu lama kita selesaikan," ujarnya.

Sementara itu, pada Senin (23/5/2022) kemarin, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Oke Nurwan membeberkan peran Menko Luhut dalam menangani permasalahan minyak goreng.

Peran Luhut, kata Oke, untuk bantu memberi arahan terhadap pengembangan sistem aplikasi pemerintah untuk distribusi minyak goreng.

"Kita kan sudah ada sistem aplikasi untuk distribusi minyak goreng lewat Simirah yang harus pakai KTP, sekarang kita kembangkan sistem baru lagi. Simirah diperkuat biar enggak hanya pakai KTP tapi pakai NIK," imbuh Oke.

"Pak Luhut berpengalaman di PPKM lewat PeduliLindungi. Luhut itu semacam sutradaranya, tapi pemimpinnya tetap Pak Presiden," tandasnya.