Harapan Menparekraf Sandiaga Uno Ikut Serta ATM Dubai 2022

Foto : istimewa

Pasardana.id - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ikut berpartisipasi dalam bursa pariwisata internasional terbesar di Kawasan Timur Tengah, yakni Arabian Travel Market (ATM) Dubai 2022.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno berharap, hal ini membawa dampak positif bagi Indonesia, khususnya meningkatkan pemasukan devisa.

"Kami berharap, partisipasi aktif Indonesia dalam ATM Dubai 2022 dapat meningkatkan kembali jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia," kata Menparekraf Sandiaga melalui keterangan tertulis, Minggu, (22/5/2022).

Sandiaga mengatakan, peningkatan jumlah turis asing penting karena berkontribusi menggenjot pendapatan devisa negara.

Sehingga, dapat menambah lapangan pekerjaan dan membuat perekonomian bangkit.

Menurutnya, kontribusi Indonesia pada ATM Dubai pada 17-18 Mei 2022 di Bali membuka peluang pariwisata.

Pelaku bidang industri itu dipertemukan dengan pembeli seperti agensi tour and travel di luar negeri.

Lebih lanjut Sandiaga menyebutkan, ada potensi peningkatan devisa triliunan rupiah dari kegiatan tersebut.

Menurut dia, 263.923 wisatawan asal Timur Tengah berkunjung ke Indonesia pada 2019 dan menyumbang pemasukan Rp5,9 triliun.

Melalui kontribusi ATM Dubai 2022, diharapkan pemasukan dapat tumbuh berkali-kali lipat.

Di sisi lain, Sandiaga mengungkapkan kiat menarik minat wisatawan ke Indonesia, contohnya melalui teknologi informasi yang dibantu robot.

Robot yang diprogram khusus untuk memberikan informasi destinasi pariwisata Indonesia ini, membantu Kemenparekraf dalam penyebaran informasi lebih intens selama 4 hari acara di Dubai World Trade Centre.

"Selain mempromosikan pariwisata Indonesia, kehadiran kami dalam ATM Dubai 2022, juga untuk memberikan informasi terkait relaksasi kebijakan pemerintah Indonesia dalam memberikan berbagai kemudahan untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN), setelah pembukaan Bali pada Februari 2022," kata Sandiaga.

Untuk nilai transaksi pada kegiatan bursa luring (live event) Kemenparekraf hadir bersama delapan industri pariwisata Indonesia dan menghasilkan potensi devisa sebesar 15,177,585 miliar dolar AS atau setara dengan Rp220 miliar.

Negara asal calon wisatawan mancanegara ini berasal dari Bahrain, UEA, Oman, Jordan, Arab Saudi, Kuwait, Russia, Algeria, Brazil, Lebanon, Nigeria, Qatar, dan India.

Para calon wisman ini sudah menargetkan beberapa destinasi unggulan yang akan dikunjungi, yaitu; Jakarta, Bali, Jawa Barat, Labuan Bajo, NTB, dan Jawa Tengah.
 
Sedangkan untuk kegiatan ATM Dubai secara daring, Kemenparekraf memfasilitasi 30 industri pariwisata, dengan potensial devisa yang dihasilkan sebesar 2,389,378 dolar AS atau Rp34,65 miliar.

“Kami percaya dengan keikutsertaan Indonesia dalam ATM Dubai 2021 ini bisa semakin meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap Indonesia sebagai destinasi wisata kelas dunia,” pungkas Sandiaga.