Indeks Kospi Melonjak 1,81 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 46,95 poin, atau sekitar 1,81 persen, pada Jumat (20/5/2022), menjadi 2.639,29. Dalam sepekan terakhir, angka indeks meningkat 1,35 persen.

Volume perdagangan moderat mencapai 743 juta saham senilai 9,5 triliun won atau sekitar US$7,5 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 654 berbanding 189.

Indeks Kospi melonjak dipicu kabar kunjungan Presiden Amerika Serikat Joe Biden ke Korea Selatan. “Meski ada kekhawatiran terhadap stagflasi, namun para investor optimis terhadap pertemuan Korea-AS.

Saham perusahaan baja terdongkrak harapan deregulasi Biden terhadap sektor tersebut, dan saham perusahaan otomotif terdongkrak ekspektasi bahwa Biden akan bertemu chairman Hyundai Motor Group Chung Eui-Sun,” ungkap tim riset Shinhan Investment dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan asing masing-masing meraup saham senilai 837 miliar won dan 194 miliar won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 1 triliun won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing meningkat 0,74 persen dan 1,35 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution melambung 4,45 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melonjak 2,47 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem menanjak 8,57 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 9,6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.268,1 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 1,8 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia menanjak 81,10 poin, atau sekitar 1,15 persen, menjadi 7.145,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 49,60 poin, atau sekitar 1,60 persen, menjadi 3.146,57. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 596,56 poin, atau sekitar 2,96 persen, menjadi 20.717,24.