ANALIS MARKET (19/5/2022) : IHSG Diperkirakan Bergerak Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Bursa AS ditutup melemah pada Rabu (18/5); Nasdaq turun -4.7%, S&P 500 -4.0%, dan DJIA -3.6%. Investor melakukan aksi jual besar-besaran pasca rilis laporan keuangan dua peritel besar AS, Target dan Walmart, yang jauh lebih rendah dari estimasi akibat tingginya biaya bahan bakar dan tenaga kerja. Hal ini tampaknya memicu kekhawatiran investor AS terkait dampak tingginya inflasi pada prospek ekonomi AS kedepan. Dari data ekonomi, data initial jobless claim AS akan dirilis nanti malam. Yield UST10Y turun ke level 2.89%, sementara USD index naik ke level 103.9.

Pasar komoditas terpantau bergerak mixed; batu bara naik +1.8% ke level USD 407/ton, emas +0.2% ke USD 1,816/ toz, CPO +0.4% ke level RM 6,136/ton. Sementara itu, nikel turun -1.0% ke USD 26,180/ton dan minyak WTI turun -3.6% ke level USD 110/bbl.

Bursa Asia ditutup mixed pada Rabu (18/5): Hang Seng +0.2%, Kospi +0.2%, Nikkei +0.9%, sedangkan Shanghai -0.2%. EIDO ditutup turun -1.4% di level 23.3, sementara IHSG ditutup naik +2.2% ke level 6,793, dengan net sell asing di pasar reguler sebesar IDR 59.3 miliar dan di pasar negosiasi sebesar IDR 221.2 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBNI (IDR 129.3 miliar), KLBF (IDR 113.4 miliar), dan BMRI (IDR 77.3 miliar). Sementara itu, net sell asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh MDKA (IDR 106.8 miliar), PTBA (IDR 104.8 miliar), dan BBHI (IDR 94.3 miliar). Top leading movers adalah GOTO, BBCA, TLKM dan top lagging movers adalah EMTK, ARTO, BBHI.

Terjadi penambahan 327 kasus baru COVID-19 di Indonesia kemarin (18/5) dengan positivity rate sebesar 0.3% (recovery rate: 97.4%, kasus aktif: 3,844).

Adapun diperdagangan Kamis (19/5) pagi ini, pasar regional dibuka mixed, Nikkei -2.5% dan Kospi -1.9%.

“Kami memperkirakan IHSG akan melemah hari ini, sejalan dengan pergerakan bursa global dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (19/5/2022).