Kementerian PUPR Targetkan Pembangunan Tol Serang-Panimbang Selesai Pada 2024

Foto : dok Kementerian PUPR

Pasardana.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan seluruh seksi Jalan Tol Serang-Panimbang sepanjang 83,67 kilometer (km) rampung pada 2024.

Sebelum adanya jalan tol ini, waktu tempuh Jakarta-Tanjung Lesung bisa dicapai dalam waktu 5 jam. Namun, kini bisa dipangkas jadi 2-3 jam.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan tol untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan.

“Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar,” ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulis, Rabu (18/5/2022).

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Danang Parikesit menambahkan, keberadaan Jalan Tol Serang-Panimbang dapat memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat, baik dari sektor industri maupun pariwisata di Provinsi Banten.

"Kehadiran jalan tol Serang-Panimbang diharapkan akan mendukung pengembangan ekonomi di kawasan wisata Tanjung Lesung serta Wilayah Banten Tengah dan Banten Selatan yang secara geografis berdekatan dengan DKI Jakarta,” ucapnya.

Pembangunan infrastruktur jalan tol Serang-Panimbang dilaksanakan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai total investasi sebesar Rp8,58 triliun.  

Pada Seksi 1-2, merupakan porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), PT Wijaya Karya Serang Panimbang. Kemudian, pada Seksi 3 merupakan porsi Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR.

Adapun proses pembangunan saat ini dilakukan pada Seksi 2 sepanjang 24,17 km yang menghubungkan Rangkasbitung–Cileles.

Serta pada Seksi 3 sepanjang 33 km yang menghubungkan Cileles–Panimbang.

Terkini, progress fisik pembangunan Seksi 2 telah mencapai 23,31 persen. Seksi 1 telah selesai dan beroperasi.