Laba JRPT Turun 16,8 Persen Pada Tahun 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Jaya Real Property Tbk (IDX: JRPT) mencatatakan laba bersih senilai Rp768,91 miliar pada tahun 2021, atau terpapas sedalam 16,8 persen dibandingkan tahun 2020 yang terbilang Rp924,9 miliar.

Akibatnya, laba per saham dasar ikut turun ke level Rp70,89, sedangkan di akhir tahun 2020 berada pada level Rp74,40.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2021 telah audit emiten properti itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/4/2022).

Jelasnya, pendapatan usaha menyusut 0,04 persen menjadi Rp2,174 triliun karena penjualan kavling tanah turun 3,28 persen menjadi Rp942,22 miliar.

Tapi penjualan unit bangunan tumbuh 1,5 persen menjadi Rp531,76 miliar.

Senada, penjualan kondominium tumbuh 0,03 persen menjadi Rp333,36 miliar.

Serupa, pendapatan sewa tumbuh 2,5 persen menjadi Rp170,53 miliar.

Sayangnya, beban pokok penjualan dan beban langsung membengkak 1,8 persen menjadi Rp1,043 triliun, akibatnya, laba kotor terpapas 2,5 persen menjadi Rp1,13 triliun.

Apalagi penghasilan lainnya anjlok 92,5 persen dan tersisa Rp20,245 miliar, karena di tahun 2020, perseroan mencatatkan penjualan saham entitas anak, yakni PT Jakarta Marga Jaya senilai Rp225,1 miliar.

Dampaknya, laba usaha turun 23,7 persen menjadi Rp837,6 miliar.

Sementara itu, aset perseroan tumbuh 2,6 persen menjadi Rp11,748 triliun yang ditopang kenaikan saldo laba belum ditentukan penggunaanya sebesar 7,1 persen menjadi Rp7,034 triliun.