Beban Keuangan Bengkak, SSIA Rugi 200 Miliar Pada Tahun 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Surya Semesta Internusa Tbk (IDX: SSIA) mencatakan rugi bersih sebesar Rp200,21 miliar pada tahun 2021, atau membengkak 129 persen dibandingkan tahun 2020 yang menyentuh Rp87,542 miliar.

Tak heran, rugi per saham dasar menyentuh Rp44,02, sedangkan di akhir tahun 2020 hanya Rp19,1.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2021 telah audit emiten properti yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (1/42022).

Jelasnya, pendapatan usaha turun 20,19 persen menjadi Rp2,352 triliun, karena pendapatan jasa konstruksi anjlok 20,8 persen sisa Rp1,648 triliun.

Senasib, pendapatan hotel turun 14,48 persen menjadi Rp183,13 miliar.

Bahkan pendapatan tanah kawasan industri anjlok 53,78 persen sisa Rp165,89 miliar.

Tapi, pendapatan sewa, parkir, jasa pemeliharaan dan utilitas tumbuh 3,07 persen menjadi Rp302,3 miliar.

Senada, pendapatan perumahan naik melonjak 25.070 persen menjadi Rp52,858 miliar.

Walau beban langsung dapat ditekan sedalam 20,63 persen menjadi Rp1,835 triliun, tapi laba kotor turun 18,58 persen menjadi Rp517,01 miliar.

Sayangnya, beban keuangan membengkak 10,44 persen menjadi Rp222,38 miliar, tak heran rugi sebelum pajak menjadi Rp196,43 miliar.

Sementara itu, aset perseroan tumbuh 1,7 persen menjadi Rp7,52 triliun karena dipicu pinjaman jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun, yang membengkak 71,62 persen menjadi Rp1,016 triliun.

Patut diperhatikan, kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi susut 58,02 persen menjadi Rp340,78 miliar.