Beban Bunga Turun, PTRO Raup Laba USD33,7 Juta Pada Tahun 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Petrosea Tbk (IDX: PTRO) membukukan laba bersih tahun 2021 senilai USD33,714 juta, atau tumbuh 4,4 persen dibandingkan tahun 2020 yang terbilang USD32,279 juta.

Hasil itu mendongkrak laba per saham dasar menjadi USD0,034, sedangkan akhir tahun 2020 terbilang USD0.0323.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2021 telah audit emiten jasa pertambangan itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/3/2022).

Jelasnya, pendapatan tumbuh 22,05 persen menjadi USD415,73 juta yang ditopang kenaikan jasa penambangan sebesar 42,58 persen menjadi USD298,92 juta. Tapi pendapatan kontruksi dan rekayasa turun 23,07 persen menjadi USD64,159 juta.

Senasib, pendapatan jasa turun 16,19 persen menjadi USD50,249 juta.

Sayangnya, beban langsung membengkak 28,32 persen menjadi USD341,17 juta, akibatnya laba kotor susut 0,4 persen menjadi USD74,562 juta.

Menariknya, perseroan dapat menekan beban bunga dan keuangan sedalam 42,7 persen menjadi USD5,575 juta, sehingga beban lain lain turun 15,51 persen menjadi USD33,228 juta. Hal itu meningkatkan laba sebelum pajak sebesar 16,31 persen menjadi USD41,334 juta.

Sementara itu, aset perseroan tumbuh 0,59 persen menjadi USD532,73 juta yang ditopang kenaikan saldo laba belum ditentukan penggunaanya sebesar 12,5 persen menjadi USD233,47 juta.