Mendag Jamin 1-2 Hari Polisi Ungkap Mafia Minyak Goreng

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi mengungkapkan, soal mafia minyak goreng sudah diserahkan ke pihak kepolisian dan akan diungkap dalam waktu dekat.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri rapat kerja (raker) dengan Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Senin (21/3) lalu.

"Ini merupakan sesuatu yang saya serahkan kepada kepolisian. Kami jamin bapak dan ibu, dalam waktu 1-2 hari ini akan ditentukan siapa yang bermain di belakang ini, mafia-mafia ini. Kita tidak boleh kalah oleh mafia-mafia ini," ujar Mendag dalam keterangan dari Kementerian Perdagangan, dikutip Senin (21/3/2022).

Mendag melanjutkan, setelah harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng kemasan dicabut, maka harganya sesuai dengan pasar dan barangnya pun sudah beredar.

Sedangkan untuk masyarakat tidak mampu bisa membeli minyak goreng curah yang masih dipatok HET Rp 14.000/liter.

Lutfi menambahkan, kekurangan minyak goreng ini bukan saja terjadi di Indonesia, tapi juga di negara lain.

"Kekurangan minyak goreng ini bukan hanya di Indonesia, tapi kita sudah lihat di Jerman, kita sudah lihat di Belanda, Turki, karena Rusia dan Ukraina adalah penghasil lebih dari 60 persen minyak bunga matahari. Ketika mereka tidak menghasilkan, ini akan berpengaruh ke Eropa," tutur Lutfi.