GoTo Masih Rugi Rp8,1 Triliun

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Pemodal yang ingin menjajal peruntungan pada saham perdana PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo perlu mencermati kondisi keuangan selama 4 tahun belakagan dan penerapan pemegang saham dengan hak suara multiple.

Mengutip prospektus emiten padat teknologi itu pada laman e-IPO, Selasa (15/3/2022) bahwa hingga 31 Juli 2021 tercatat rugi tahun berjalan sebesar Rp8,137 triliun, setelah mengumpulkan pendapatan senilai Rp6,898 triliun.

Sedangkan untuk tahun 2020 tercatat rugi tahun berjalan sebesar Rp16,7 triliun dengan pendapatan Rp8,4 triliun.

Setahun sebelumnya, yakni tahun 2019 tercatat rugi tahun berjalan Rp24,08 triliun dengan pendapatan Rp8,7 triliun.

Untuk tahun 2018, tercatat rugi tahun berjalan sebesar Rp11,7 triliun dengan pendapatan Rp4,2 triliun.

Pemodal juga perlu mencermati, bahwa 5 pemegang saham utama berhak atas hak suara multiple dengan rasio 1 saham seri B berhak atas 30 hak suara.

Sehingga jika digabung lima pemegang saham utama itu memegang hak suara sebesar 57,8 persen.

Adapun pemegang saham hak suara multiple itu, adalah;

Pertama, Andre Soelistyo pemegang 0,56 persen saham seri B sehingga dia dapat hak suara 7,6 persen.  

Kedua, Kevin Bryan Aluwi memegang 0,27 persen saham seri B sehingga akan memegang hak suara  3,69 persen.

Ketiga, William Tanuwijaya memiliki 1,05 saham seri B sehingga memegang 14,2 persen.

Keempat, Melissa Siska Juminto mengempit 0,09 persen saham seri B sehingga memiliki hak suara 1,23 persen; dan

Kelima, PT Saham Anak Bangsa menguasai 2,25 porsi saham seri B sehingga mempunyai hak suara 30,33 persen.

Namum kelimanya dilarang menjual saham seri B tersebut hingga 2 tahun kedepan.

Selain itu, pemegang saham seri A juga dilarang menjual atau mengalihkan semua saham seri A selama 8 bulan sejak mendapat tanggal efektif.

Pemegang saham seri A tersebut terdiri lima nama pemegang saham seri B dengan hak suara multiple.

Kemudian, terdapat nama Garibaldi Thohir dengan porsi 0,9 persen saham seri A, Goto Peopleverse Fund dengan porsi 8,94 persen saham seri A, SVF GT Subco (Singapore) Pte. Ltd selaku pemegang 8,62 persen saham seri A, Taobao China Holding Limited pemegang 8,76 persen saham seri A dan lain lain sebanyak 62,36 persen.