Wir Asia Incar Dana Hingga Rp408 Miliar Dari IPO

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  PT Wir Asia Tbk mulai tanggal 14 hingga 17 Maret 2022 memasuki masa penawaran awal saham perdana sebanyak-banyaknya 2.337.090.000 lembar bernominal Rp 2 per saham atau setara 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Mengutip prospektus calon emiten teknologi informasi yang diunggah pada laman e-IPO, Senin (14/3/2022) bahwa harga penawaran mulai dari  Rp150 hingga Rp170 per lembar.

Sehingga nilai Initial Public Offering (IPO) senilai Rp350,56 miliar hingga Rp408,99 miliar.

Perseroan berharap, pernyataan efektif IPO jatuh pada tanggal 25 Maret 2022. Jika demikian, bersama Ciptadana Sekuritas Asia selaku penjamin emisi efek melakukan penawaran umum pada tanggal 29 hingga 31 Maret 2022.

Patut dicatat, perseroan juga menawarkan saham perdana itu kepada manajemen dan karyawan dalam program MESOP sebanyak-banyak 934.836.000 lembar saham.

Bersamaan dengan itu, perseroan juga akan menerbitkan sebanyak 771.239.700 waran seri I.

Waran seri 1 ini akan dibagikan secara cuma cuma kepada pemegang saham baru dengan rasio 10 saham baru mendapat 3 waran seri I.

Waran ini dapat diperdagang sejak tanggal 4 April 2021, tapi bagi yang ingin menebusnya dapat dilakukan sejak 7 Oktober 2022 hingga 6 Oktober 2023.

Rencananya, 83,54 persen dana hasil IPO akan diteruskan kepada anak usaha, Are Teknologi Kreasi , Tiga Akar Mimpi  dan Vatar Media Raya.

Oleh ketiga anak usaha itu, dananya akan digunakan untuk belanja modal dan modal kerja.

Sedangkan 7,68 persen dana IPO untuk belanja modal perseroan, 3,3 persen untuk modal kerja perseroan dan sisanya, 5,48 persen untuk pengembangan dan atau ekspansi melalui kemitraan strategis.

Adapun 85,82 persen dana hasil pelaksanaan waran seri 1 akan digunakan untuk Vatar Media Raya  guna belanja modal dan modal kerja, sisanya, untuk belanja modal dan modal kerja perseroan.

Untuk diketahui, berdasarkan laporan keuangan tanpa audit per 30 November 2021, perseroan mencatatkan pendapatan Rp554,51 miliar dengan laba tahun berjalan Rp17,298 miliar.