Beban Bunga Bengkak, FREN Rugi Rp435 Miliar Pada Tahun 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Smartfren Telecom Tbk (IDX: FREN) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp435,32 miliar, atau menyusut 71,4 persen dibandingkan tahun 2020 yang mencapai Rp1,523 triliun.

Hasil itu membuat rugi per saham dasar Rp1,39, membaik dibandingkan tahun 2020 yang mencapai Rp4,92.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2021 telah audit emiten telekomunikasi grup Sinarmas ini yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (14/3/2022).

Jelasnya, pendapatan usaha tumbuh 11,15 persen menjadi Rp10,456 triliun.  Jelasnya, pendapatan data tumbuh 11,4 persen menjadi Rp9,61 triliun.

Senada, jasa interkoneksi tumbuh 12,35 persen menjadi Rp191,9 miliar. Begitu juga dengan pendapatan lain-lain naik 39,24 persen menjadi Rp369,38 miliar. Hanya pendapatan non data susut 17,68 persen menjadi Rp284,51 miliar.

Walau beban usaha membengkak 0,16 persen menjadi Rp10,209 triliun, tapi laba usaha terbilang Rp247,18 miliar.

Sayangnya beban lain-lain membengkak 0,1 persen menjadi Rp813,47 miliar, terutama dipicu beban bunga dan keuangan yang membengkak 13,17 persen menjadi Rp926,67 miliar.

Sementara itu, aset perseroan tumbuh 13,15 persen menjadi Rp43,357 triliun, karena dipicu membengkaknya liabilitas sewa jangka panjang sebesar 60,9 persen menjadi Rp10,03 triliun.