Beban Bengkak, Laba ELSA Anjlok 56 Persen Pada Tahun 2021

foto : dok. ELSA

Pasardana.id - PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp108,74 miliar pada tahun 2021, atau anjlok 56,62 persen dibandingkan tahun 2020 yang terbilang Rp249,08 miliar.

Akibatnya, laba per saham amblas ke level Rp14,9, jauh di bawah posisi tahun 2020, yang tercatat senilai Rp34,13.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2021 emiten jasa tambang migas anak usaha PT Pertamina ini, yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/3/2022).

Padahal, pendapatan tumbuh 5, 3 persen menjadi Rp8,136 triliun. Rincinya, jasa distribusi, logistik, hulu migas dan penunjang migas dari pihak ketiga tumbuh 17,56 persen menjadi Rp1,948 triliun.

Senada, pendapatan jasa distribusi, logistik, hulu migas, dan jasa penunjang migas dari pihak berelasi tumbuh 1,96 persen menjadi Rp6,188 triliun.

Sayangnya, beban pokok pendapatan membengkak 7,2 persen menjadi Rp7,491 triliun. Hal itu memicu terpangkasnya laba kotor sedalam 13,07 persen menjadi Rp645,49 miliar.

Sementara itu, aset perseroan menyusut sedalam 4,3 persen menjadi Rp7,234 triliun. Hal itu ditopang pemangkasan utang bank jangka panjang sedalam 93,78 persen, yang tersisa Rp21,19 miliar.