Indeks Kospi Turun 0,19 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 5,20 poin, atau sekitar 0,19 persen, pada Senin (7/2/2022), menjadi 2.745,06.

Volume perdagangan moderat mencapai 410 juta saham senilai 11,1 triliun won atau sekitar US$9,2 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 467 berbanding 385.

Angka indeks turun dipicu aksi ambil untung yang dilakukan para investor dan data pekerjaan Amerika Serikat yang mendukung pengetatan kebijakan moneter oleh Federal Reserve.

“Saham large-caps melemah kecuali LG Energy Solution. Para investor mempertahankan saham LG Energy Solution jelang tinjauan MSCI (untuk 9 Februari),” jelas Huh Jae-Hwan, analis Eugene Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan asing masing-masing melepas saham senilai 834 miliar won dan 5 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 810 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing merosot 1,35 persen dan 1,2 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem terjun 5,75 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics turun 0,78 persen, sedangkan saham perusahaan otomotif Hyundai Motor anjlok 1,84 persen. Saham LG Energy Solution melambung 8,73 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 3,7 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.200,7 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 turun 9,40 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 7.110,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Filipina melemah, sedangkan Bursa Malaysia, Indonesia, Singapura, Vietnam, dan Thailand menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 68,69 poin, atau sekitar 2,04 persen, menjadi 3.430,13. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 6,26 poin menjadi 24.579,55.