Indeks Kospi Turun 0,49 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indek Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 11,73 poin, atau sekitar 0,49 persen, pada Kamis (8/12/2022), menjadi 2.371,08.

Volume perdagangan moderat mencapai 345,56 juta saham senilai 7,4 triliun won atau sekitar US$5,7 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 643 berbanding 218.

Angka indeks turun untuk sesi kelima beruntun dipicu mencuatnya kekhawatiran pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve secara agresif setelah data pekerjaan dan aktivitas industri jasa Amerika Serikat bulan November menunjukkan angka-angka yang solid.

“Para investor selanjutnya menantikan dirilisnya laporan pengangguran dan distribusi barang AS yang dirilis pekan ini,” jelas Lim Seung-Mi, analis Hana Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing melepas saham senilai 474 miliar won, sedangkan investor institusi dan ritel total meraup saham senilai 430 miliar won.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan minyak SK Innovation turun 0,6 persen. Saham maskapai penerbangan Korean Air melemah 0,2 persen.

Saham perusahaan teknologi SK Hynix melorot 0,1 persen, saham Samsung Electronics sebaliknya menanjak 0,5 persen. Saham perusahaan kosmetik AmorePacific meningkat 0,4 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 3,70 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.318 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,57 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 53,90 poin, atau sekitar 0,75 persen, menjadi 7.175,50. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Malaysia, Indonesia, dan Thailand melemah. Bursa Filipina tutup hari ini sehubungan berlangsungnya perayaan Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 3,44 poin, atau sekitar 0,11 persen, menjadi 3.196,18. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 627,28 poin, atau sekitar 3,33 persen, menjadi 19.442,10.