Indeks Kospi Merosot 1,84 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 45,51 poin, atau sekitar 1,84 persen, pada Jumat (2/12/2022), menjadi 2.434,33.

Volume perdagangan moderat mencapai 462,1 juta saham senilai 7,2 triliun won atau sekitar US$5,53 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 604 berbanding 262.

Angka indeks merosot dipicu aksi ambil untung yang dilakukan para investor setelah indeks Kospi mengalami reli tiga sesi beruntun dipicu optimisme perlambatan laju peningkatan suku bunga Federal Reserve.

“Setelah indeks harga konsumen inti dan belanja personal inti mencapai puncaknya, The Fed akan menyesuaikan laju peningkatna suku bunga pada pertemuan Desember ini,” jelas Han Ji-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 403,3 miliar won dan 508,5 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 908,7 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing terjun 3,5 persen dan 3,3 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing merosot 1,5 persen dan 3 persen.

Saham perusahaan kosmetik sebaliknya menguat setelah Tiongkok menghentikan larangan terhadap penayangan konten dari Korea Selatan. Saham Amorepacific dan LG Household & Health Care masing-masing melambung 2,7 persen dan 3,7 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 0,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.299,9 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,7 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 52,90 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 7.301,50. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 9,33 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 3.156,14. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah 61,09 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 18.675,35.