BRI Akan Suntik AGRO Rp994 Miliar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan pernyataan efektif penerbitan 2,32 miliar saham baru PT Bank Raya Indonesia Tbk (IDX: AGRO) pada tanggal 30 November 2022.

Dalam prospketus Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau Right Issue AGRO yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (1/12/2022) bahwa dengan harga Pelaksanaan Rp500 per lembar, maka potensi dana yang diraup oleh Bank Raya sebesar Rp1,16 triliun.

Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (IDX: BBRI) selaku pengendali dengan porsi saham 85,72 persen akan melaksanakan semua right issue-nya.

Dengan demikian, AGRO akan mendapat setoran modal setidaknya Rp994,3 miliar dari BBRI.

Sedangkan bagi pemodal lain yang ingin setor modal, wajib tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada penutupan perdagangan bursa tangal 12 Desember 2022, dengan rasio 11.373.452.991 saham lama akan memperoleh 1.160.000.000 HMETD.

Setiap 1 HMETD dapat digunakan untuk membeli 1 saham dengan membayar harga pelaksanaan.

Rencananya, dana hasil right issue akan digunakan untuk penguatan permodalan yang selanjutnya dapat digunakan sebagai ekspansi modal kerja dalam menyalurkan pinjaman maupun memperkuat pendanaan kepada segmen market yang baru, terutama segmen Gig Economy.

Jelasnya, segmen Gig Economy menargetkan nasabah gig worker, yaitu pekerja informal seperti banking agent, pekerja lepasan, pekerja paruh waktu, dan lain sebagainya.

Selain itu, AGRO juga diwajibkan untuk memiliki modal inti minimum paling sedikit Rp3 triliun berdasarkan Peraturan OJK No. 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.