ANALIS MARKET (29/11/2022) : IHSG Diperkirakan Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (28/11), IHSG ditutup melemah 35,79 poin (-0,51%) ke level 7.017,36.

IHSG melemah sejalan dengan bursa regional disebabkan oleh sikap wait and see pelaku pasar.

Dari eksternal, China melaporkan 39.791 infeksi Covid-19 baru (26/11) sehingga mendorong diberlakukannya kebijakan lockdown ketat yang menimbulkan kekhawatiran akan berdampak ke perekonomian China dan global.

Lebih lanjut, demonstrasi terjadi di China (27/11) sebagai respon penolakan atas kebijakan lockdown ketat tersebut.

Di sisi lain, investor juga akan mencermati pidato Ketua The Fed, Jerome Powell mengenai kebijakan moneter dan tenaga kerja di Hutchins Center (30/11).

Sementara itu, Wall Street tadi malam (28/11), ditutup melemah seiring terjadinya demonstrasi di kota-kota besar China menyusul diterapkan kebijakan lockdown untuk menekan laju Covid-19 (zero Covid policy).

Lockdown di China dikhawatirkan dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi global.

Di saat yang sama, harga saham Apple ikut tergelincir pada laporan gangguan produksi di sebuah pabrik di China.

DJIA (-1,45%), S&P 500 (- 1,54%), dan Nasdaq (-1,58%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan melemah,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (29/11/2022).