Indeks Kospi Merosot 1,21 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 29,59 poin, atau sekitar 1,21 persen, pada Senin (28/11/2022), menjadi 2.408,27.

Volume perdagangan moderat mencapai 343,2 juta saham senilai 6,36 triliun won atau sekitar US$4,74 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 703 berbanding 166.

Angka indeks merosot dipicu terjadinya aksi mogok kerja buruh pabrik perakitan Apple di Tiongkok yang diperkirakan akan mengurangi pengiriman produk Apple sebesar 5 persen.

“Penurunan pengiriman produk Apple semakin memberi tekanan terhadap pasar saham domestik, yang sebelumnya telah terpengaruh anjloknya indeks Philadelphia Semiconductor,” ungkap Seo Sang-Young, analis Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing merosot 1,5 persen dan 2,4 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution dan perusahaan operator portal internet Naver masing-masing anjlok 1,6 persen dan 2,4 persen.

Saham perusahaan konstruksi dan logistik melemah dipicu terjadinya mogok kerja para supir truk di Korea Selatan. Saham Hyundai Glovis dan Hyundai Engineering & Construction masing-masing terjun 2,6 persen dan 1,8 persen.

Saham perusahaan kosmetik LG Household & Health Care masing-masing meningkat 0,7 persen dan 2,1 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 16,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.340,20 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang merosot 1,2 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 30,40 poin, atau sekitar 0,42 persen, menjadi 7.229,10. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, dan Thailand melemah, sedangkan Bursa Malaysia dan Vietnam menguat. Bursa Malaysia tutup sehubungan berlangsungnya libur nasional setelah Anwar Ibrahim dipastikan menjadi Perdana Menteri Malaysia ke-10.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 23,14 poin, atau sekitar 0,75 persen, menjadi 3.078,55. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 275,64 poin, atau sekitar 1,57 peren, menjadi 17.297,94.