ANALIS MARKET (28/11/2022) : IHSG Diperkirakan Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan lalu (25/11), IHSG ditutup melemah 27,36 poin (-0,38%) ke 7.053,15.

IHSG melemah seiring aksi profit taking pelaku pasar pasca menguat dua hari perdagangan berturut-turut.

Dari eksternal, kasus Covid-19 di China kembali mengalami kenaikan sehingga pemerintah negeri panda kembali menerapkan lockdown untuk menekan penyebarannya (zero Covid-19 policy).

Sebagai catatan, sepekan terakhir IHSG melemah 0,41% dengan net foreign buy sebesar Rp1,98 triliun.

Sementara itu, Wall Street akhir pekan lalu ditutup mixed, dimana DJIA naik 0,45% menjadi 34.347,03, S&P 500 turun 0,03% menjadi 4.026,12, dan Nasdaq turun 0,52% menjadi 11.226,36.

Mengutip Reuters, saham Apple Inc turun 2% ditengah berita pengurangan pengiriman iPhone dari pabrik Foxconn di China pada November, karena produksi terganggu oleh kebijakan terkait Covid.

Di saat yang sama, investor berfokus pada peritel karena ada penjualan Black Friday, dibayangi inflasi yang tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang melambat.

Sebagai catatan, sepekan terakhir, DJIA (+1,78%), S&P 500 (+1,53%), dan Nasdaq (+0,72%).

“menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan mixed,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (28/11/2022).