Indeks Kospi Merosot 1,02 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 24,98 poin, atau sekitar 1,02 persen, pada Senin (21/11/2022), menjadi 2.419,50.

Volume perdagangan tipis hanya mencapai 533,38 juta saham senilai 6,94 triliun won atau sekitar US$5,1 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 661 berbanding 207.

Angak indeks merosot setelah terjadinya kematian pertama akibat COVID-19 dalam enam bulan terakhir di Tiongkok yang dikhawatirkan memicu pengetatan aturan pembatasan sosial di negara tersebut.

“Para investor mengalihkan dana mereka ke aset yang kurang berisiko seperti saham treasuri dan dolar Amerika Serikat dari aset berisiko di pasar emerging,” jelas Choi Yoon-Ah, analis Shinhan Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing melepas saham senilai 162 miliar won, sedangkan investor institusi dan ritel total meraup saham senilai 144,78 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,7 persen dan 2,4 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melemah 0,9 persen, sedangkan saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution terjun 4,2 persen.

Saham perusahaan manufaktur pesawat terbang Korea Aerospace Industries naik 0,2 persen. Saham persuahaan minyak S-Oil dan perusahaan minuman Hitejinro masing-masing meningkat 0,3 persen dan 0,6 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 14,40 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.354,70 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang merosot 1,25 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 12,50 poin, atau sekitar 0,17 persen, menjadi 7.139,30. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Singapura, Vietnam, Indonesia, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Thailand menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 13,29 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 3.083,95. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 336,63 poin, atau sekitar 1,87 persen, menjadi 17.655,91.