BBNI Raup Laba Rp13,6 Triliun Pada Akhir September 2022

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bank Negara Indonesia Tbk (IDX: BBNI) meraup laba bersih sebesar Rp13,692 triliun dalam sembilan bulan pertama tahun 2022, atau naik 76,7 persen dibanding periode sama tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp7,746 triliun.

Hasil itu mendongkrak laba per saham dasar yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk ke level Rp735 per lembar, sedangkan di akhir September 2021 berada di level Rp416.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal III tanpa audit emiten bank BUMN itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/10/2022).

Rinciannya, pendapatan bunga dan pendapatan syariah bersih tumbuh 5,2 persen menjadi Rp30,198 triliun.  

Ditambah pendapatan premi dan hasil investasi bersih sebesar Rp1,109 triliun, atau tumbuh 19,5 persen dibanding akhir sebesar Rp928,99 miliar.  

Senada, pendapatan operasional lainnya, tumbuh 16,8 persen menjadi Rp13,883 triliun.

Menariknya, BBNI dapat menekan beban pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai sedalam 35,2 persen menjadi Rp8,928 triliun.

Selain itu, beban operasional lainnya membengkak 7,8 persen menjadi Rp19,361 triliun. Tapi laba operasional naik 74,2 persen menjadi Rp16,902 triliun.

Sementara itu, total pinjaman yang diberikan tumbuh 6,8 persen dibanding akhir tahun 2021 menjadi Rp622,6 triliun.

Sedangkan simpanan nasabah menyusut 6,03 persen menjadi Rp685,2 miliar.

Sehingga, aset terpapas 2,1 persen menjadi Rp943,6 triliun.