ANALIS MARKET (10/10/2022) : IHSG Berpotensi Koreksi

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, pada penutupan Jumat lalu (7/10), pasar AS bergerak melemah. Dow Jones melemah -2.11%, S&P 500 melemah -2.8%, dan Nasdaq melemah -3.8%. Perhatian pasar global pada minggu ini akan tertuju pada rilis data US inflation pada kamis waktu setempat dengan ekspektasi untuk headline inflation akan lebih moderat namun untuk core inflation meningkat di September kemarin.  Selanjutnya, akan ada beberapa rilis laporan keuangan bank besar US seperti JP Morgan, Morgan Stanley, Wells Fargo, dan Citigroup minggu ini. Yield UST 10Y menguat ke level 3.89%, dan USD index menguat +0.44%% ke level 112.75.

Pasar komoditas terpantau bergerak cenderung menguat pada Jumat (7/10)  kemarin; minyak WTI menguat +5.37% ke level USD 93.2/bbl, Brent menguat +4.27%  level USD 98.45/bbl, Harga batu bara menguat +0.21% ke level USD 385.8/ton, nikel melemah -1.07% ke level USD 22,434, dan CPO menguat +1.14% ke level MYR 3,630. Harga emas terpantau melemah -1.1% ke level USD 1,701/toz).

Bursa Asia bergerak melemah pada Jumat (7/10) kemarin. Kospi melemah -0.22%, Nikkei melemah -0.71%, Hang Seng melemah -1.51%, dan Shanghai closed. IHSG pada hari Jumat (7/10) ditutup melemah -0.7% ke level 7,026, dengan net sell sebesar IDR 1.3 triliun. Pasar reguler asing mencatatkan net sell sebesar IDR 1350.2 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy sebesar IDR 48.8 miliar. Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BMRI (IDR 54.4 miliar), INCO (IDR 46.8 miliar), dan PTBA (IDR 22.4 miliar).  Sementara itu, angka net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBCA (IDR 465.7 miliar), BBRI (IDR 336.3 miliar), dan TLKM (IDR 245.9 miliar). Top leading movers adalah BUMI, BMRI, dan BRMS, sedangkan BBCA, BBRI, dan TLKM menjadi top lagging movers.

Terjadi penambahan 1,639 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada hari Minggu (09/10) dengan jumlah kasus sembuh yang lebih sedikit sebanyak 1,526. Daily positive rate sebesar 6.96%; overall positive rate: 9.08%; recovery rate: 97.3%; kasus aktif: 16,208.

Adapun diperdagangan Senin (10/10) pagi ini Nikkei dibuka melemah -0.71% dan KOSPI dibuka melemah -0.31%.

“Kami memperkirakan IHSG berpotensi terkoreksi pada hari ini, seiring dengan sentimen beragam dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (10/10/2022).