KAEF Rugi Rp205 Miliar Pada Semester I 2022

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Kimia Farma Tbk (IDX: KAEF) menderita rugi bersih sebesar Rp205,12 miliar pada semester I 2022, atau memburuk dibanding semester I 2021 yang membukukan laba bersih sebesar Rp57,6 miliar.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan semester I 2022 telah audit emiten farmasi BUMN ini yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (30/9/2022).

Rinciannya, penjualan merosot 20,3 persen menjadi Rp4,425 triliun karena penjualan obat ethical produk pihak ketiga melorot 7,9 persen menjadi Rp1,358 triliun.  

Senasib, penjualan alat kesehatan, jasa klinik, laba klinik  dan lain lain produk pihak ketiga turun 20,09 persen menjadi Rp803,15 miliar.

Bahkan, penjualan obat generik produksi sendiri anjlok 55,4 persen sisa Rp342,84 miliar. Tapi penjualan obat OTC produk pihak ketiga tumbuh 2,3 persen menjadi Rp864,49 miliar.

Demikian juga dengan penjualan obat generik produk pihak ketiga meningkat 26,1 persen menjadi Rp516,11 miliar.

Walau beban pokok penjualan dapat ditekan sedalam 20,25 persen menjadi Rp2,948 triliun, tapi laba kotor tetap turun 20,6 persen menjadi Rp1,476 triliun.

Sayangnya, beban usaha turut membengkak 0,33 persen menjadi Rp1,605 triliun.

Kinerja perseroan kian tertekan, dengan adanya beban keuangan sebesar Rp246,68 miliar. Dampaknya, perseroan mengalami rugi sebelum pajak sedalam Rp256,1 miliar.