ANALIS MARKET (05/1/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (4/1/2022), IHSG ditutup menguat 30,06 poin (+0,45%) ke level 6.695,37.

IHSG melanjutkan penguatan didorong oleh January effect, dimana pelaku pasar optimis terhadap perekonomian Indonesia pada 2022.

Di sisi lain, kasus baru Omicron Indonesia menurut Kemenkes total mencapai 254 kasus yang terdiri dari 239 kasus dari pelaku perjalanan international dan 15 kasus transmisi lokal.

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (04/1), ditutup variatif.

DJIA melanjutkan penguatan didorong oleh kenaikan saham keuangan di tengah ekspektasi imbal hasil yang lebih tinggi, sementara pelaku pasar terus bertaruh pada saham yang akan mendapat manfaat dari pemulihan ekonomi yang kuat meskipun ada peningkatan kasus covid dan pengetatan baru.

Sementara itu, S&P Nasdaq yang sarat teknologi turun di tengah lonjakan imbal hasil obligasi.

Di sisi perusahaan, Ford melonjak hampir 12% setelah perusahaan mengatakan akan mulai menerima pesanan pembelian minggu ini untuk truk pickup listrik F-150 Lightning GE.

Di sisi lain, Tesla turun 4,1% setelah naik 13% pada hari Senin, sementara Nvidia turun 3%.

DJIA (+0,59%), S&P 500 (-0,06%), dan Nasdaq (-1,33%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (05/1/2022).