ANALIS MARKET (28/1/2022) : IHSG Diperkirakan Bergerak Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, IHSG melanjutkan penguatan pada perdagangan kemarin (27/1), dengan ditutup di level 6611,16 (+0,16%). Minimnya sentimen membuat perdagangan kemarin bergerak sideway dan landai, namun penguatan yang terjadi di akhir sesi merupakan reaksi positif dari para investor terhadap pengumuman hasil foreign direct investment yang bertumbuh cukup drastis hingga 10%. Sektor yang mendorong penguatan IHSG yaitu sektor trasportasi (+2,07%), sektor energi (+1,36%), dan sektor material dasar (+0,45%). Investor asing membukukan net sell pada pasar reguler sebanyak Rp 18,84 miliar, dengan saham-saham yang paling banyak dijual adalah BBCA, ASSA, ARTO.

Adapun secara teknikal analis, penguatan kembali yang terjadi pada IHSG meneruskan rally pada hari sebelumnya, namun belum dapat dikatakan terjadi rebound karena belum menembus candle hitam yang terbentuk pada tanggal 25/1 yang lalu. Beberapa saham yang memiliki potensi kenaikan yaitu: HRUM, ADRO, BBNI, ARTO, TLKM, BBRI, ACES, SILO, EXCL.

Di sisi lain, Bursa AS kembali mengalami penurunan, disebabkan karena skeptisme para investor terhadap hasil rilis data keuangan para emiten, serta antisipasi terhadap kenaikan tingkat suku bunga dari The Fed yang mungkin akan dipercepat akibat imbas dari tingkat inflasi yang tak kunjung turun.

MARKET OUTLOOK

Sementara itu, diperdagangan Jumat (28/1) pagi ini, Bursa Asia sudah diperdagangkan di zona hijau, indeks Nikkei (+1,8%), dan Kospi (+0,2%). Penguatan disebabkan karena tingginya hasil rilis data pertumbuhan GDP AS yang mencapai 6,9% secara tahunan.

Kemudian IHSG pada hari diperkirakan akan bergerak menguat seiring dengan penguatan pada foreign direct investment Indonesia yang nantinya akan memperkuat GDP Indonesia. Meski demikian tetap waspada terhadap peningkatan kasus covid-19 varian omicron yang membuat para investor was-was terhadap kebijakan pemerintah yang dapat memberlakukan PPKM menjadi lebih ketat lagi.

“IHSG akan bergerak pada rentang 6570 – 6640,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (28/1/2022).