ANALIS MARKET (27/1/2022) : IHSG Memiliki Peluang Melanjutkan Penguatan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, bertolak dari pelemahan di hari sebelumnya, IHSG mengalami penguatan pada perdagangan kemarin (26/1), dengan ditutup di level 6600,82 (+0,50%). IHSG sempat melemah pada perdagangan sesi 1. Adapun penguatan IHSG masih ditopang oleh penguatan harga komoditas. Sektor yang mendorong pergerakan IHSG yaitu sektor kesehatan (+1,89%), sektor teknologi (+1,68%), dan sektor konsumen non primer (+1,16%). Investor asing membukukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 106,41 miliar, dengan saham-saham yang paling banyak dibeli adalah: TLKM, BBNI, MSIN. Adapun secara teknikal analis, setelah mengalami pelemahan pada Selasa (25/1) lalu, IHSG mampu terangkat, meski belum mengalami rebound, dimana terjadi volume perdagangan yang cukup tinggi pada perdagangan kemarin (26/1), dan terlihat ada pergerakan naik dari indikator stochastic, menunjukkan adanya perbaikan ke trend bullish. Beberapa saham yang memiliki potensi kenaikan yaitu: HRUM, AALI, BFIN, TLKM, BBRI, PGAS, EXCL, ADRO.

Di sisi lain, bursa AS mengalami pergerakan yang mixed di tengah rencana The Fed untuk segera menaikkan tingkat suku bunga. The Fed mengatakan bahwa tingkat inflasi yang dialami pada saat ini akan tetap berada diatas target inflasi jangka panjangnya, serta masalah gangguan rantai pasok akan lebih bertahan lama sehingga akan mengganggu ekonomi secara keseluruhan.

MARKET OUTLOOK

Sementara itu, pada bursa Asia pada perdagangan Kamis (27/1) pagi ini, diperdagangkan mixed, Nikkei melemah 0,8% sementara indeks Topix menguat tipis 0,0%, kemudian indeks Kospi sudah melemah 1,65%. Pergerakan yang mixed tersebut melanjutkan apa yang terjadi pada bursa kawasan Asia kemarin (26/1), yang disebabkan karena tensi geopolitik Rusia dan Ukraina yang memanas.

Dari dalam negeri, IHSG memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan dari perdagangan kemarin, menyusul perkiraan ekonomi Indonesia yang cukup stabil dari berbagai pihak, meski tengah berada di tengah merebaknya kembali varian Omicron.

Meski demikian, perlu diperhatikan tendensi pergerakan dari para investor yang disebabkan oleh pengambilan keputusan The Fed terkait kemungkinan peningkatan tingkat suku bunga.

“IHSG akan bergerak pada level 6560 – 6620,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (27/1/2022).