ANALIS MARKET (27/1/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (26/1/2022), IHSG ditutup menguat 32,64 poin (+0,5%) ke level 6.600,82. IHSG berhasil mengalami teknikal rebound setelah melemah 2 dari berturut-turut. Dari dalam negeri, pelaku pasar mencermati perkembangan kasus Covid-19. Pada Selasa (25/1/2022) tercatat penambahan kasus virus corona sebanyak 4.878 kasus. Dari eksternal, pelaku pasar masih mencermati hasil rapat The Fed yang akan mengumumkan kebijakan moneternya pada Kamis (27/1) dini hari waktu Indonesia.

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam ditutup variatif setelah Jerome Powell menyebutkan bahwa ada banyak ruang untuk menaikkan suku bunga sebelum merugikan ekonomi.

Sebelumnya, seperti yang diharapkan, The Fed mengumumkan akan segera menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun dan akan terus mengurangi dukungan stimulus pandemi.

Di sisi korporasi, saham bank didorong oleh imbal hasil yang lebih tinggi, dengan Morgan Stanley dan JP Morgan naik sekitar 1%. Sementara itu, Microsoft naik 2,3% setelah perkiraan pendapatan dan penjualan perusahaan melampaui perkiraan. Hasil pendapatan dari AT&T dan Abbott juga naik, tetapi saham gagal naik dan saham Boeing turun lebih dari 5% setelah perusahaan melaporkan kerugian yang jauh lebih besar dari perkiraan sebesar $7,69 per saham untuk kuartal keempat.

DJIA (-0,38%), S&P 500 (-0,15%), dan Nasdaq (+0,02%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (27/1/2022).