Wall Street Melemah Jelang Pengumuman The Fed

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Selasa (25/1/2022) jelang berlangsungnya pengumuman hasil pertemuan dua hari Federal Reserve Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 66,77 poin, atau sekitar 0,19 persen, menjadi 34.297,73. Indeks S&P 500 merosot 53,68 poin, atau sekitar 1,22 persen, menjadi 4.356,45. Indeks komposit Nasdaq terjun 315,83 poin, atau sekitar 2,28 persen, menjadi 13.539,30.

Para investor menantikan pernyataan pimpinan The Fed Jerome Powell terhadap lini waktu peningkatan suku bunga bank sentral AS. Selain suku bunga The Fed, para investor juga memperhatikan dengan seksama situasi terkini Rusia-Ukraina.

Akibat berbagai faktor tersebut, indeks volatilitas CBOE berakhir di level tertinggi sejak 29 Januari 2021.

Indeks sektor teknologi memimpin pelemahan indeks S&P 500, sedangkan indeks sektor energi berakhir di teritori positif berkat meningkatnya harga minyak dunia.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik dipicu kekhawatiran peningkatan suku bunga The Fed. Harga emas untuk pengiriman Februari 2022 naik 0,6 persen menjadi US$1.852,50 per ons.

Peningkatan harga emas berjangka terbatasi menguatnya nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS naik 0,03 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,8 persen, dipicu aksi beli para investor terhadap saham-saham yang sebelumnya mengalami penurunan tajam.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melonjak 74,31 poin, atau sekitar 1,02 persen, menjadi 7.371,46. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, naik 112,74 poin, atau sekitar 0,75 persen, menjadi 15.123,87.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 61,70 poin, atau sekitar 0,73 persen, menjadi 8.479,50. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 50,17 poin, atau sekitar 0,74 persen, menjadi 6.837,96.

Nilai tukar poundsterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,3485 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,3 persen menjadi 1,1943 euro per pound.