Indeks Kospi Terjun 2,56 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, terjun 71,61 poin, atau sekitar 2,56 persen, pada Selasa (25/1/2022), menjadi 2.720,39. Angka indeks berada di level terendah sejak 8 Desember 2020.

Volume perdagangan moderat mencapai 630 juta saham senilai 11,5 triliun won atau sekitar US$9,6 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 862 berbanding 55.

Indeks Kospi melemah untuk sesi ketiga beruntun dipicu kekhawatiran para investor terhadap kebijakan hawkish Federal Reserve Amerika Serikat. Pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) berlangsung 25-26 Januari 2022.

“Para investor menjauhi aset berisiko hari ini, terlihat dari terpuruknya indeks Kospi,” jelas Lee Jin-Woo, analis Meritz Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 463 miliar won dan 171 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 586 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing merosot 1,46 persen dan 0,84 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI masing-masing terjun 4,17 persen dan 5,87 persen, sedangkan saham perusahaan operator portal internet Naver anjlok 1,98 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics tergelincir 3,82 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melorot 1,27 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 2,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.198,6 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang merosot 1,43 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia terjun 177,90 poin, atau sekitar 2,49 persen, menjadi 6.961,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Indonesia, Singapura, dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Vietnam dan Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, terjun 91,04 poin, atau sekitar 2,58 persen, menjadi 3.433,06. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 412,85 poin, atau sekitar 1,67 persen, menjadi 24.243,61.