ANALIS MARKET (25/1/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (24/1/2022), IHSG ditutup melemah 71,20 poin (-1,06%) ke level 6.655,17.

IHSG melemah disebabkan oleh sen'men negatif kenaikan kasus Covid-19 dalam negeri yang menunjukkan tren kenaikan.

Kemenkes kembali melaporkan, hingga Senin (24/1/2022), total kasus Covid-19 akibat penularan varian Omicron mencapai 1.626.

Dari eksternal, pelaku pasar akan mencermati rapat The Fed pada 25-26 Januari 2022 terkait kebijakan moneternya.

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam ditutup menguat setelah diperdagangkan di zona negatif, dimana pelaku pasar mengurangi aset berisiko menjelang pertemuan bank sentral AS akhir pekan ini.

The Fed diperkirakan akan menguraikan kebijakan pengetatan di tengah kenaikan inflasi, meskipun diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga secara buru-buru, komite akan menaikkan suku bunga pertama dari 3 hingga 4 mulai Maret dan juga memulai pengetatan kuantitatif.

Sejauh ini, 74% dari perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan hasil mengalahkan perkiraan Wall Street, tetapi beberapa perusahaan utama termasuk Goldman Sachs dan Netflix mengecewakan pada pekan lalu.

DJIA (+0,29%), S&P 500 (+0,28%), dan Nasdaq (+0,63%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (25/1/2022).