Indeks Kospi Turun 0,99 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 28,39 poin, atau sekitar 0,99 persen, pada Jumat (21/1/2022), menjadi 2.834,29.

Volume perdagangan moderat mencapai 524 juta saham senilai 10,5 triliun won atau sekitar US$8,8 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 610 berbanding 246.

Indeks Kospi mengalami pelemahan seiring mencuatnya kekhawatiran pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve Amerika Serikat. The Fed akan melakukan pertemuan pada 25-26 Januari mendatang.

“Kekhawatiran para investor memuncak dengan Federal Reserve memasuki periode blackout,” jelas Choi Yoo-Joon, analis Shinhan Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan asing masing-masing melepas saham senilai 643,8 miliar dan 221,1 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 896,9 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing anjlok 1,18 persen dan 4,8 persen. Saham perusahaan operator portal internet Naver turun 0,6 persen.

Saham perusahaan minyak SK Innovation terjun 5,08 persen, sedangkan saham perusahaan kimia LG Chem melemah 0,29 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics naik 0,25 persen.

 Saham Kakao Bank dan Kakao Pay masing-masing melambung 2,46 persen dan 6,62 persen. Keduanya merupakan layanan keuangan yang disediakan perusahaan internet Kakao.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 1,6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.194 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang merosot 1,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia terjun 166,60 poin, atau sekitar 2,27 persen, menjadi 7.175,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Singapura, dan Thailand melemah, sedangkan Bursa Vietnam, Indonesia, dan Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 32,49 poin, atau sekitar 0,91 persen, menjadi 3.522,57. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 13,20 poin menjadi 24.965,55.