Indeks Kospi Turun 0,35 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 10,39 poin, atau sekitar 0,35 persen, pada Kamis (13/1/2022), menjadi 2.962,09.

Volume perdagangan moderat mencapai 597 juta saham senilai 11,3 triliun won atau sekitar US$9,5 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 449 berbanding 412.

Angka indeks melemah dipicu kekhawatiran para investor bahwa peningkatan inflasi Amerika Serikat dapat mempercepat proses tapering Federal Reserve.

“Pasar modal mengkhawatirkan tapering dan peningkatan suku bunga The Fed. Para investor mengetahui bahwa tapering tidak akan berlangsung secara radikal, namun tingginya tingkat inflasi memerlukan waktu untuk melandai,” jelas Huh Jae-Hwan, analis Eugene Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan ritel masing-masing melepas saham senilai 304 miliar won dan 91 miliar won, sedangkan investor asing meraup saham senilai 369 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics merosot 1,27 persen, saham SK Hynix sebaliknya naik 0,78 persen. Saham LG Electronics melambung 6,2 persen setelah dikabarkan akan menyediakan sistem infotainmen bagi model EQS Mercedes-Benz.

Saham perusahaan operator portal internet Naver dan perusahaan keuangan KB Financial masing-masing naik 0,72 persen dan 0,65 persen. Di sisi lain, saham perusahaan otomotif Hyundai Motor turun 0,71 persen, sementara saham perusahaan kimia LG Chem anjlok 2,33 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.187,5 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi tekanan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang berakhir datar.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 35,50 poin, atau sekitar 0,48 persen, menjadi 7.474,40. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Thailand, Indonesia, dan Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 42,17 poin, atau sekitar 1,17 persen, menjadi 3.555,26. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 27,60 poin, atau sekitar 0,11 persen, menjadi 24.429,77.