Pidato Powell Tanpa Kejutan, Wall Street Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Selasa (12/1/2022) setelah pidato pimpinan Federal Reserve Amerika Serikat Jerome Powell di hadapan senat tanpa diwarnai kejutan.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, naik 183,15 poin, atau sekitar 0,51 persen, menjadi 36.252,02. Indeks S&P 500 meningkat 42,78 poin, atau sekitar 0,92 persen, menjadi 4.713,07. Indeks komposit Nasdaq melonjak 210,62 poin, atau sekitar 1,41 persen, menjadi 15.153,45.

Dalam pidatonya, Powell menyatakan bahwa bank sentral AS akan memastikan inflasi tinggi tidak mengakar. Pengetatan kebijakan moneter The Fed mencakup peningkatan suku bunga dan reduksi aset dalam upaya menjaga pertumbuhan ekonomi.

Delapan dari 11 sektor utama indeks S&P 500 berakhir di teritori positif. Sektor-sektor yang mengalami peningkatan tajam adalah sektor teknologi, kebutuhan konsumen, layanan komunikasi, dan energi.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2022 naik 1,1 persen menjadi US$1.818,50 per ons. Indeks dolar AS turun 0,41 persen menjadi 95,60.

Bursa saham Eropa menguat pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,8 persen, dipicu rebound saham sektor teknologi. Indeks sektor teknologi melonjak 1,9 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 46,12 poin, atau sekitar 0,62 persen, menjadi 7.491,37. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melonjak 173,54 poin, atau sekitar 1,10 persen, menjadi 15.941,81.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 49 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 8.755,90. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, meningkat 67,61 poin, atau sekitar 0,95 persen, menjadi 7.183,38.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3611 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,1 persen menjadi 1,1997 euro per pound.