Indeks Kospi Melonjak 1,54 Persen

foto: istimewa

Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 45,10 poin, atau sekitar 1,54 persen, pada Rabu (12/1/2022), menjadi 2.972,48.

Volume perdagangan moderat mencapai 506 juta saham senilai 10,8 triliun won atau sekitar US$9,1 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 730 berbanding 140.

Angka indeks melonjak mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu respon positif para investor terhadap pidato pimpinan Federal Reserve Amerika Serikat Jerome Powell di hadapan senat.

“Indeks Kospi rebound seiring meredanya kekhawatiran tapering The Fed,” jelas Kim Young-Hwan, analis NH Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan asing masing-masing meraup saham senilai 607 miliar won dan 452 miliar won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 1,07 triliunw won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya. Saham SK Hynix naik 0,39 persen.

Saham perusahaan biofarmasi melonjak 2,88 persen. Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing melambung 3,13 persen dan 2,32 persen.

Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI masing-masing melambung 5,31 persen dan 5,1 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 4,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.190,5 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 1,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 48,80 poin, atau sekitar 0,66 persen, menjadi 7.438,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Vietnam.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 30,49 poin, atau sekitar 0,85 persen, menjadi 3.597,93. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 663,11 poin, atau sekitar 2,79 persen, menjadi 24.402,17.