ANALIS MARKET (12/1/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (11/1/2022), IHSG ditutup melemah 43,15 poin (-0,64%) ke level 6.647,97.

IHSG bergerak melemah seiring kekhawatiran pelaku pasar terhadap tren peningkatan inflasi AS, sehingga potensi peningkatan suku bunga The Fed lebih cepat di tahun 2022.

Kemarin (11/1), rilis data Laporan Survei Penjualan Eceran Indonesia (Nov-2021) mengindikasikan kinerja penjualan eceran meningkat, tercermin dari IPR (Nov-2021) sebesar 201,0 atau tumbuh 2,8% mtm, meski tidak setinggi pertumbuhan 3,2% mtm (Okt-21).

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (11/1), ditutup menguat setelah sidang konfirmasi Ketua The Fed Powell memperkuat kasus pengetatan untuk menjinakkan inflasi tetapi tidak memberi pelaku pasar perubahan kebijakan yang tidak terduga.

Sementara itu, laporan inflasi AS yang akan dirilis besok cenderung menunjukkan bahwa tekanan inflasi masih berlanjut hingga akhir tahun.

Di sisi perusahaan, Illumina melonjak 15,6% setelah perusahaan mengeluarkan prospek pendapatan 2022 di atas konsensus. Kemudian, Exxon Mobil naik lebih dari 4% mengikuti harga minyak yang lebih tinggi.

DJIA (+0,51%), S&P 500 (+0,92%), dan Nasdaq (+1,41%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung menguat,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (12/1/2022).