Menko Luhut : Keran Ekspor Batu Bara Kembali Dibuka Tapi Secara Bertahap

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, pemerintah memutuskan untuk membuka kembali keran ekspor batu bara, mulai Rabu (12/1/2022).

Meski demikian, keran ekspor batu bara akan dibuka secara bertahap.

Rencana itu telah dibahas dalam rapat antara tim lintas Kementerian dan Lembaga (K/L) yaitu; Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Kementerian Perdagangan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PLN.

Kata Menko Luhut, saat ini tengah dilakukan verifikasi untuk kapal yang akan melakukan ekspor batu bara.

Bagi yang lolos verifikasi sesuai peraturan dan regulasi Domestic Market Obligation (DMO), diperbolehkan berangkat.  

"Jadi masih kita lihat, sekarang yang pertama semuanya sudah membaik, nanti kapan mau dibuka ekspor (batu bara, red) secara bertahap, kita mulai Rabu (12/1/2021) besok,” kata Menko Luhut Binsar di Jakarta, Senin (10/1/2022).  

Menko Luhut mengatakan, untuk masa krisis pasokan batu bara di Indonesia, khususnya untuk kebutuhan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah terlewati.  

“Nanti ada belasan kapal yang diisi batu bara dan telah diverifikasi malam ini, besok akan mulai dilepas. Untuk jumlah hari sekarang sudah bisa bertahap dari 15 hari  bisa berarah ke 25 hari untuk cadangan,” ujar Menko Luhut.

Menko Luhut mengatakan, Pemerintah tengah melakukan banyak pembenahan dalam kegiatan ekspor khususnya bagi pasokan batu bara yang berkaitan dengan PLN.

“Kita benahi banyak betul  ini, kita tak ada lagi boleh PLN trading dengan trader jadi semua harus beli dari perusahaan,” ungkap Menko Luhut.