ANALIS MARKET (10/1/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan lalu (7/1/2022), IHSG ditutup menguat 47,96 poin (+0,72%) ke level 6.701,32.

IHSG berhasil menguat didorong oleh rilis data cadangan devisa Indonesia (Des-2021) yang masih tinggi di level US$144,9 miliar atau setara dengan pembiayaan 8 bulan impor.

Di sisi lain, pelaku pasar terus mencermati perkembangan rencana pengetatan kebijakan moneter The Fed dan penyebaran covid-19 domestik maupun global yang menunjukkan tren kenaikan.

Sebagai catatan, sepekan terakhir, IHSG berhasil menguat 1,82% diiringi dengan net foreign buy sebesar Rp2,19 triliun.

Sementara itu, Wall Street diperdagangan akhir pekan lalu (07/1), ditutup melemah karena pelaku pasar mencerna rilis data Non Farm Payrolls AS (Des2021) sebesar 199 ribu pekerjaan, jauh dibawah ekspektasi yang sebesar 400 ribu pekerjaan.

Di saat yang sama, kondisi tiba-tiba berubah setelah risalah dari pertemuan The Fed (Des-2021) yang mengisyaratkan harus menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan.

DJIA (-0,01%), S&P 500 (-0,41%), dan Nasdaq (-0,96%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed. Pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data Laporan Survei Konsumen Indonesia (Des-2021),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (10/1/2022).