Indeks Kospi Turun 0,77 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 24,43 poin, atau sekitar 0,77 persen, pada Rabu (8/9/2021), menjadi 3.162,99.

Volume perdagangan mencapai 839,72 juta saham senilai 16,89 triliun won atau sekitar US$14,5 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 560 berbanding 307.

Angka indeks turun di awal sesi perdagangan dipicu data pekerjaan Amerika Serikat yang mengecewakan. Penurunan kemudian terus berlanjut setelah saham perusahaan internet Kakao tergelincir dipicu tuduhan penyalahgunaan dominasi pasar untuk meraup keuntungan.

“Tak hanya terpengaruh tingginya jumlah kasus harian COVID-19 dalam beberapa bulan terakhir yang menimbulkan kekhawatiran terhambatnya pemulihan ekonomi, indeks Kospi juga terbebani kekhawatiran pengetatan regulasi terhadap perusahaan platform digital,” jelas Lee Kyoung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 283 miliar won dan 118 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 423 miliar won.

Saham Kakao dan Naver masing-masing terjun bebas 10,06 persen dan 7,87 persen. Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing meningkat 0,26 persen dan 1,44 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing anjlok 2 persen dan 2,15 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem melemah 0,26 persen, saham perusahaan otomotif Hyundai Motor sebaliknya menguat 0,24 persen.

Saham perusahaan pengembang video game Krafton melambung 4,09 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 8,9 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.166,7 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,13 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 18,30 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 7.512. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pergerakan turun 1,40 poin menjadi 3.675,19. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 32,70 poin, atau sekitar 0,12 persen, menjadi 26.320,93.