Krisis Mikrochip Diperkirakan Berlangsung Sampai 2023

foto: istimewa

Pasardana.id - Krisis pasokan mikrochip yang membuat terhambatnya produksi industri otomotif global diperkirakan akan berlangsung sampai 2023 mendatang.

Menurut Ola Kallenius, chairman perusahaan otomotif Jerman Daimler, krisis mikrochip telah membuat terhentinya produksi di pabrik Mercedes-Benz di Malaysia dan akan berpengaruh terhadap penjualan Mercedes-Benz di kuartal ketiga tahun ini.

“Kondisi kemungkinan akan semakin buruk pada 2022,” kata Kallenius seperti dikutip BBC News, Selasa (7/9/2021).

Pulihnya pasokan mikrochip ke industri otomotif diperkirakan Kallenius baru berlangsung pada akhir 2023.

Krisis pasokan mikrochip yang membuat produksi industri otomotif terganggu membuat harga mobil bekas diperkirakan akan terdongkrak. Apalagi setelah pandemi virus Corona (COVID-19) semakin dapat terkendali dan permintaan mobil meningkat.