Delima Pratama Batubara Siap Tender Wajib PKPK Hanya Rp 72 Per Saham

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Delima Pratama Batubara selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) baru PT Perdana Karya Perkasa Tbk (IDX: PKPK) telah menyampaikan dokumen rencana pelaksanaan penawaran tender wajib atas saham beredar kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 28 September 2021.

Malansir jawaban manajemen PKPK atas pertanyaan regulator bursa, Rabu (29/9/2021) harga penawaran tender wajib yang akan dipergunakan adalah sebesar Rp 72 per saham.

“Harga rata-rata dari harga tertinggi perdagangan harian tersebut adalah Rp 72 per saham, sedangkan harga pengambilalihan adalah sebesar Rp 60  per saham,” tulis manajemen PKPK.

Dalam jawaban itu juga ditegaskan, pengendali baru tidak berencana untuk melakukan likuidasi, perubahan bidang usaha, perubahan kebijakan dividen dan penghapusan pencatatan (delisting) PKPK dari Bursa atau rencana untuk melakukan perubahan status  dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup.

Untuk diketahui, Delima Pratama Batubara menjadi PSP setelah membeli 49, 56 persen porsi saham PKPK dari Soerjadi Soedarsono pemillik lama yang saat ini memegang 39,95 persen dan Fanny Listiawati selaku pemilik 13,61 porsi saham PKPK.

Setelah pengambilalihan ini, penerima manfaat akhir dari kepemilikan Saham (Ultimate Beneficial Ownership) dari Perseroan adalah Haryanto Sofian.