UKM Butuh Dana Rp102 Triliun, Bizhare Siap Fasilitasi

Foto : Dok. Bizhare

Pasardana.id - Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) sudah mulai memanfaatkan layanan urun dana atau Securities Crowdfunding.

Sehingga tercatat sekitar 1.200 calon penerbit bisnis UKM mengincar dana sebesar Rp100 triliun dan Rp2,4 triliun kebutuhan pendanaan calon penerbit khusus bisnis berbasis syariah.

Melihat peluang itu, Bizhare, penyedia wahana digital layanan urun dana resmi merilis aplikasi mobile perdananya pada kampanye #SemakinMudah.

CEO Bizhare, Heinrich Vincent mengatakan, pihaknya terus berinovasi memberikan kemudahan dan optimalisasi fitur terlengkap, serta siap membuat proses pendanaan bisnis UKM bagi pelaku bisnis semakin mudah dan efisien.

“Perilisan aplikasi ini juga seiring dengan perluasan izin Bizhare.id menjadi Securities Crowdfunding, sehingga seluruh masyarakat Indonesia kedepannya dapat memanfaatkan berbagai produk layanan Securities Crowdfunding berupa Obligasi dan juga Sukuk, melalui aplikasi Bizhare,” kata dia kepada media, Minggu (26/9/2021).

Ia juga menambahkan perilisan aplikasi ini sebagai wujud Bizhare mempermudah kalangan milenial untuk dapat memulai langkah hidup bebas finansial melalui investasi dan turut berkontribusi terhadap perkembangan bisnis UKM yang menjadi penopang perekonomian Indonesia lebih awal.

“Pada tahun 2021 pertumbuhan investor Bizhare sebanyak 346 persen untuk investor aktif dan pertumbuhan untuk investor terdaftar mengalami peningkatan sebesar 166 persen,” jelas Vincent.

Selain itu, Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat juga #SemakinMudah memilih berbagai bisnis terbaik seperti Franchise Internasional asal Thailand, Black Canyon Coffee & Eatery, Sour Sally, Eksportir Perikanan BLA dari Papua, Qomunitas Petani Satu Surakarta, dan juga Minimarket seperti Alfamart dan Alfamidi beserta kepemilikan properti nya dengan modal kecil.

Sementara itu, CFO Bizhare, Gatot Adhi Wibowo berharap dengan hadirnya aplikasi Bizhare semakin banyak pelaku bisnis yang merasakan kemudahan dalam solusi pendanaan sehingga lebih banyak lagi bisnis UKM yang naik kelas berkat platform Securities Crowdfunding.

sejak pertama hadir, mendorong Bizhare merilis sistem Progressive Web App hingga pada tahun 2021 ini Bizhare akhirnya resmi merilis Bizhare Application 1.0. 

CTO Bizhare, Giovanni Umboh menjelaskan bahwa Bizhare telah meningkatkan berbagai sistem pada aplikasi ini seperti membangun aplikasi dengan teknologi terbaru untuk menghadirkan aplikasi bagi pengguna Android dan juga iOS, optimasi tampilan dan user flow, serta menambahkan fitur keamanan baru untuk aplikasi.

Senada dengan itu, CPO Bizhare, Wahyu Sanjaya menyampaikan melalui aplikasi ini Bizhare telah bertransformasi dari fitur yang bersifat web responsive menjadi web adaptive dan mobile apps.

“Pada Bizhare application 1.0 terdapat perubahan user flow dan tampilan di berbagai fitur utama mulai dari registrasi hingga penarikan saldo serta penerapan SSO yang diharapkan dapat mempermudah pengalaman pengguna dan lebih terintegrasi dengan sistem lain” tutur Wahyu.