Indeks Nikkei Turun 0,67 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, turun 200,31 poin, atau sekitarSa 0,67 persen, pada Rabu (22/9/2021), menjadi 29.639,40. Indeks Topix juga melemah, turun 0,97 persen menjadi 2.044,46.

Seperti diwartakan Reuters, indeks Nikkei sempat menguat setelah perusahaan properti Tiongkok Evergrande Group menyatakan siap melakukan pembayaran bunga obligasi dalam negeri. Namun pergerakan naik angka indeks tidak bertahan lama karena para investor lebih mengutamakan kehati-hatian saat berlangsungnya pertemuan Federal Reserve Amerika Serikat.

Saham perusahaan kimia Tokai Carbon memimpin pelemahan hari ini dengan terjun 5,48 persen. Saham perusahaan perdagangan Marubeni dan Itochu masing-masing anjlok 4,26 persen dan 4,08 persen.

Saham perusahaan manufaktur alat berat Sumitomo Heavy Industries merosot 4,03 persen. Saham perusahaan semikonduktor Sumco dan perusahaan baja Japan Steel Works masing-masing turun 3,14 persen dan 3,11 persen.

Nilai tukar dolar AS terhadap yen berada di kisaran 109,165 yen per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3 persen, di saat Bursa Efek Korea di Seoul, Korea Selatan, tutup sehubungan berlangsungnya libur panjang Chuseok.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 23,10 poin, atau sekitar 0,32 persen, menjadi 7.296,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Thailand, Vietnam, Indonesia, dan Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 10,75 poin, atau sekitar 0,30 persen, menjadi 3.624,71. Bursa Efek Hong Kong tutup sehubungan berlangsungnya libur perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur.