ANALIS MARKET (22/9/2021) : IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (21/9/2021), IHSG ditutup melemah 15,55 poin (-0,25%) ke level 6.060,76.

IHSG melanjutkan pelemahan seiring masih adanya kekhawatiran pelaku pasar terhadap resiko sistemik dari ambruknya raksasa properti China Evergrande Group yang nyaris gagal bayar (default).

Dari dalam negeri, pemerintah memperpanjang PPKM Jawa-Bali hingga 4 Oktober.

Kemarin (21/9), hasil RDG Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan BI7DRR di level 3,5%.

Sementara itu, Wall Street tadi malam (21/9) ditutup variatif dimana pelaku pasar terus menilai potensi sistemik atas default raksasa China Evergrande karena perusahaan tersebut akan membayar bunga atas kewajiban $300 miliar pada hari Kamis (23/9).

Di saat yang sama, pelaku pasar cenderung wait & see menjelang hasil pertemuan FOMC yang dijadwalkan besok.

Di sisi perusahaan, saham Uber naik karena perusahaan merevisi prospeknya lebih tinggi.

DJIA (-0,15%), S&P 500 (-0,08%), dan Nasdaq (+0,22%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed. Pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data Perkembangan Uang Beredar Indonesia (Agust),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (22/9/2021).