Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Senin (13/9/2021) dengan indeks komposit Nasdaq di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir di teritori negatif.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 261,91 poin, atau sekitar 0,76 persen, menjadi 34.869,63. Indeks S&P 500 meningkat 10,15 poin, atau sekitar 0,23 persen, menjadi 4.468,73. Indeks komposit Nasdaq turun 9,91 poin, atau sekitar 0,07 persen, menjadi 15.105,58.

Para pelaku pasar berfokus terhadap kemungkinan disetujuinya paket anggaran sebesar US$3,5 triliun yang diajukan pemerintah AS di bawah kepemimpinan Presiden Joe Biden, termasuk juga proposal peningkatan tarif pajak.

Para analis Goldman Sachs memperkirakan peningkatan pajak korporasi menjadi 25 persen dan peningkatan tarif pajak pendapatan luar negeri akan memangkas perolehan laba para emiten indeks S&P 500 sebesar 5 persen pada 2022.

Sentimen pasar selanjutnya akan terpengaruh data harga konsumen yang akan mengindikasikan pergerakan inflasi yang akan dirilis Departemen Tenaga Kerja AS pada Selasa (14/9/2021).

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya, dengan harga emas untuk pengiriman Oktober 2021 tetap US$1.791,30 per ons.

Nilai tukar dolar AS mengalami penguatan tipis dengan indeks dolar AS naik 0,03 persen menjadi 92,605.

Bursa saham Eropa menguat pada Senin, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,3 persen, seiring rebound yang dialami saham sektor energi, perbankan, dan utilitas.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 39,23 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 7.068,43. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 91,61 poin, atau sekitar 0,59 persen, menjadi 15.701,42.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melonjak 120,80 poin, atau sekitar 1,39 persen, menjadi 8.816,10. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis menanjak 13,16 poin, atau sekitar 0,20 persen, menjadi 6.676,93.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,3839 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1730 euro per pound.