Perusahaan Minyak Kelapa Ini Incar Rp45 Miliar Dari IPO

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Indo Oil Perkasa Tbk akan melepas sebanyak 150 juta lembar saham bernominal Rp100 per lembar saham dalam perhelatan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Melansir prospektus calon emiten perusahaan pengolahan kopra dan penjualan minyak kelapa ini pada wahana e-IPO Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/8/2021), bahwa jumlah saham yang akan ditawarkan itu setara dengan 33,04 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Dalam aksi korporasi itu, perseroan memasang harga penawaran Rp270 hingga Rp300 per lembar saham. Sehingga dana yang akan diraup mulai dari Rp40,5 miliar hingga Rp45 miliar.

Namun, perseroan masih berpeluang meraup dana dari penerbitan 37,5 juta lembar waran seri I yang akan diperoleh pemegang saham secara cuma-cuma.

Jelasnya, setiap pemegang 4 saham baru mendapatkan 1 waran. Selanjutnya, 1 waran dapat dijual atau ditebus menjadi 1 saham biasa dengan harga pelaksanaan Rp320 per lembar saham mulai tanggal 3 Maret 2022 hingga 5 September 2022.

Selanjutnya, seluruh dana hasil IPO dan pelaksanaan waran akan digunakan untuk modal kerja. Lebih tepatnya, akan digunakan untuk membeli bahan baku produksi.  

Kabar baiknya, Korea Invesment & Sekuritas Indonesia selaku penjamin pelaksana emisi efek telah menyatakan kesanggupan penuh penyerapan saham IPO tersebut.

Untuk itu, calon emiten ini telah mulai melakukan penawaran awal pada tanggal 9 - 16 Agustus 2021.

Diharapkan, OJK menyatakan efektif pada tanggal 26 Agustus 2021. Sehingga akan mulai penawaran umum pada tanggal 30 Agustus hingga 1 September. Untuk kemudian dicatatkan pada papan perdagangan BEI tanggal 3 September 2021.