Pola Transaksi Tiga Saham Ini Masuk UMA

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pola transaksi saham PT Hotel Sahid Jaya Tbk (IDX: SHID), PT Bank Neo Commerce Tbk (IDX: BBYB), dan PT Bank Bisnis Internasional Tbk (IDX: BBSI) terkait pergerakan harga saham perseroan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).

"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang - undangan di bidang Pasar Modal," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M. Panjaitan, dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy, dalam surat keterbukaan Informasi BEI, Kamis (5/8).

Sehubungan dengan terjadinya UMA atas perdagangan saham SHID, BBYB, dan BBSI, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban ketiga perusahaan tercatat tersebut atas permintaan konfirmasi bursa.

Selain itu, Bursa juga menghimbau agar para investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Sekadar informasi, pada penutupan perdagangan sesi I siang ini, Jumat (6/8) saham PT Hotel Sahid Jaya Tbk (IDX: SHID) terpantau melemah -5,30% atau turun -60 point ke harga Rp1.070 per saham.

Sedangkan saham PT Bank Neo Commerce Tbk (IDX: BBYB) pada jeda siang ini, Jumat (6/8) terpantau ditutup menguat 4,63% atau naik 70 point ke harga Rp1.580 per saham.

Sementara saham PT Bank Bisnis Internasional Tbk (IDX: BBSI) pada siang ini, Jumat (6/8) terpantau auto reject bawah (ARB) dengan ditutup turun -6,96% atau terpangkas 550 point ke harga Rp7.350 per saham.