ANALIS MARKET (04/8/2021) : IHSG Berpeluang Bergerak Menguat Terbatas

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (03/8), IHSG berakhir di zona hijau dengan menguat (+0.56%) ke level 6130.57 ditengah optimisme investor terhadap rilis kinerja emiten di kuartal 2-2021 yang cukup memuaskan. Selain itu, investor juga mengabaikan dampak PPKM level 4 yang di perpanjang hingga 9 Agustus 2021. Dari sektoral, saham sektor industri (+1.36%) dan keuangan (+1.22%) menjadi motor penggerak penguatan IHSG dengan saham-saham seperti BKSW, BACA, BBYB, dan BABP mendominasi top gainers dalam perdagangan kemarin (03/8), ditengah digitalisasi bank-bank kecil di Indonesia. Investor asing melakukan aksi beli bersih sebesar IDR 125.97 miliar dengan saham-saham yang menjadi top net buy investor asing antara lain BBCA, ASII, dan BABP.

Sejalan dengan penguatan IHSG, nilai tukar rupiah juga menguat 0.56% ke level IDR 14342 per USD.

Di sisi lain, Mayoritas bursa Eropa menguat dengan indeks Eurostoxx (+0.03%), FTSE100 (+0.34%) dan CAC40 (+0.72%) setelah mayoritas bursa AS menguat karena sentimen positif dari laporan pendapatan beberapa emiten besar di Kawasan tersebut mengimbangi kekhawatiran baru tentang tindakan keras China pada sektor teknologi.

Sementara harga minyak terkoreksi karena kekhawatiran atas pembatasan virus corona dikombinasikan dengan aktivitas pabrik yang melambat di pasar-pasar utama membebani sentimen.

Selanjutnya investor akan menanti data PMI Non-manufaktur AS dan China, perubahan tenaga kerja non-ADP AS hingga inventori minyak mentah.

Sementara itu, diperdagangan Rabu (04/8) pagi ini, mayoritas bursa Jepang dibuka berhati-hati dengan indeks Nikkei (-0.50%) dan TOPIX (-0.49%) karena tindakan keras China terhadap raksasa teknologinya dan penyebaran varian delta Covid-19.

Di sisi lain, investor menantikan rilis survei swasta untuk aktivitas sektor jasa China di bulan Juli.

Dari harga komoditas energy, Batu bara naik 0.13% sedangkan minyak mentah WTI (-0.54%) memperpanjang penurunannya dan harga komoditas logam seperti Timah (-0.42%) dan Nikel (-0.49%) alami penurunan.

“Secara sentiment, IHSG berpeluang bergerak menguat terbatas didukung oleh hasil laporan keuangan emiten masih akan menjadi fokus investor,” beber analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (04/8/2021).