Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Senin (2/8/2021) dengan indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir di teritori negatif.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones turun 97,31 poin, atau sekitar 0,28 persen, menjadi 34.838,16. Indeks S&P 500 melemah 8,1 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 4.387,16. Indeks komposit Nasdaq berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 8,39 poin menjadi 14.681,07.

Ketiga indeks utama Bursa New York sempat meningkat secara signifikan di awal sesi perdagangan dipicu pengumuman penyelesaian RUU Infrastruktur bernilai US$1 triliun oleh senat AS.

Namun pergerakan saham kemudian berbalik arah setelah saham sektor energi melorot. Harga minyak dunia mengalami penurunan tajam akibat mencuatnya kekhawatiran pelemahan permintaan.

Saham Chevron turun 0,18 persen, sedangkan saham ConocoPhillips merosot 1,21 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman September 2021 naik 0,3 persen menjadi US$1.822,20 per ons. Indeks dolar AS turun 0,03 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Senin, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,6 persen mencapai angka rekor 464,45, dipicu kabar akusisi perusahaan aerospace Meggit oleh Parker-Hannifin dengan dana sebesar US$8,76 miliar. Saham Meggit meroket 56,7 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 49,42 poin, atau sekitar 0,70 persen, menjadi 7.081,72. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 24,34 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 15.568,73.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 83 poin, atau sekitar 0,96 persen, menjadi 8.758,70. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menanjak 63,14 poin, atau sekitar 0,95 persen, menjadi 6.675,90.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,3894 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound sterling melemah 0,16 persen menjadi 1,1697 euro per pound.