Modal FinAccel Akan Tembus USD2,5 Miliar Usai Jadi Perusahaan Publik

foto : dok. Kredivo

Pasardana.id - FinAccel akan mencatatkan modal usaha senilai USD2,5 miliar setelah menjadi perusahaan publik.

Untuk itu, anak usaha FinAccel,  Kredivo, wahana pinjaman daring ini, akan melebur kedalam VPC Impact Acquisition Holdings II (NASDAQ: VPCB) sebuah perusahaan cangkang yang tercatat di Nasdag, Bursa Amerika Serikat yang didukung oleh Victory Park Capital (VPC).

Pendiri FinAccel, Akshay Garg mengatakan, kerjasama ini merupakan kelanjutan dari kerjasama sebelumnya.

Sebelumnya, perseroan menyediakan fasilitas kredit sebesar USD100 juta kepada Kredivo pada Juli 2020 dan menambahkannya menjadi USD200 juta pada bulan Juni 2021.

“Victory Park Capital dan beberapa partnernya berinvestasi paling tidak USD30 juta ke dalam Private Investment in Public Equity (PIPE) dan berkomitmen untuk memegang saham sponsor yang dimiliki selama dua tahun,” kata dia kepada media, Selasa (3/8/2021).

Rencana itu bisa saja dipercepat berdasarkan ukuran kinerja perdagangan rata-rata yang dimulai satu tahun setelah penutupan.

VPCB telah menyelesaikan proses IPO (Initial Public Offering) pada bulan Maret 2021 lalu di bursa NASDAQ, Amerika Serikat.

Akshay berharap, IPO ini akan menghasilkan lebih dari USD430 juta dalam bentuk tunai pada neraca keuangan perusahaan gabungan, yang menggambarkan kontribusi hingga USD256 juta secara tunai yang telah masuk dalam rekening perwalian VPCB dan USD120 juta dalam bentuk private placement (PIPE) yang dipimpin oleh Marshall Wace, Corbin Capital, SV Investment, Palantir Technologies, Maso Capital, dan sponsor VPC, bersamaan dengan tambahan komitmen ekuitas sebesar USD55 juta dari investor terdahulu, yakni NAVER (melalui NAVER Financial) dan Square Peg.

Usulan penggabungan perusahaan telah disetujui secara penuh oleh masing-masing Dewan Direksi dari Kredivo dan VPCB, dan tunduk pada persetujuan dari pemegang saham VPCB, persetujuan regulator, dan sejumlah ketentuan penutup lainnya.

Penggabungan perusahaan ini direncanakan akan selesai paling lambat di kuartal pertama tahun 2022.